Sejak berdiri Ulil Albab berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membantu pihak-pihak yang memerlukan, termasuk berbagai pesantren di Sumatera Utara.

Untuk pesantren serta pondok/rumah tahfidz, program Infaq Beras Santri (IBS) menjadi salah satu bentuk perhatian sekaligus kepedulian atas kiprah lembaga pendidikan berasrama tersebut dalam mendidik dan membina santrinya.

Secara khusus IBS menyasar ponpes dan rumah Qur’an yang pihak pengurus atau pengelolanya menerapkan SPP gratis, murah, atau sistem subsidi silang bagi santri yatim dan dhuafa.

Program ini telah menggandeng berbagai pihak untuk turut terlibat membantu pengumpulan beras atau donasi. Salah satunya adalah kolaborasi Ulil Albab dengan Sekolah Bunayya 2. Melalui penitipan puluhan celengan kepada murid TK, RA, dan SD IT.

Alhamdulillah saat penghitungan hasil infaq celengan pada pertengahan April 2024, terkumpul dana yang cukup untuk membelikan ratusan kilogram beras.

Pada penyaluran tanggal 25/4 dan 8/5, telah disalurkan sebanyak 650 kilogram beras yang tersebar di 4 lokasi. Diantaranya, Pesantren Darussalam (Langkat), Pesantren Al Muhajirin (Deli Serdang), Pesantren Tahfizh Al Bayyinah (Hamparan Perak, Deli Serdang), serta Rumah Tahfizh An Nur (Medan).

“Santri kami banyak yatim dan dhuafa. Jadi kami terapkan sistem beasiswa silang. Akibatnya keuangan pesantren kami sering minus. Jadinya untuk urusan beras konsumsi di pondok ini, sering kami beli yang kualitas seadanya aja. Apalagi harga beras sekarang makin mahal,” ungkap Didik Gunawan, pimpinan Ponpes Moderen Darussalam Langkat, yang juga lulusan Pesantren Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur.

“Senang sekali. Walau sehari-hari lauknya gak banyak, tapi kalau berasnya enak kami para santri pun jadi selera untuk makan,” tandas Azmi Hutagaol, santri yatim piatu di Ponpes Darussalam.

Saat ini IBS yang rutin disalurkan setiap bulan, baru bisa mengcover 4 pesantren. Semoga ke depan semakin banyak dermawan yang bergabung membantu, agar semakin banyak lembaga yang bisa dibantu ■

0 Comments