Guna mengawal kegiatan Rampung (Ramadhan di Kampung), sebagai salah satu rangkaian program Berkah Ramadhan 1442, Ulil Albab menyiapkan 11 orang relawan untuk diterjunkan ke berbagai pelosok Sumatera Utara.

Bertempat di kantor Ulil Albab, pada Rabu (21/04), berlangsung acara pelepasan rombongan. Mereka bertugas selama 10 hari, di 6 desa yang berada di 3 kabupaten. Nantinya, misi relawan adalah menghidupkan syi’ar Ramadhan dengan aneka kegiatan dakwah, pendidikan, dan sosial.

Ke 11 relawan terdiri dari mahasiswa penerima beasiswa Ulil Albab serta para anak muda aktifitas dakwah yang tertarik ikut serta. Di lokasi masing-masing, kesemua relawan akan bertugas menjadi imam shalat 5 waktu dan tarawih, memberi ceramah rutin, dan menjadi khatib Jum’at.

Kemungkinan banyak tambahan tugas lain yang harus mereka jalankan, seperti menjadi instruktur pesantren kilat dan penceramah pengajian/wirid ibu-ibu. Semuanya, akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi setempat.

Ir. Munawar, Direktur Ulil Albab, dalam sambutan pelepasan, menyampaikan harapan agar semua relawan dapat menjadi pencerah bagi warga tempat bertugas. “Jadikan kegiatan 10 hari ini mengesankan dan tak terlupakan bagi warga desa. Semangati mereka untuk ajak anak atau keluarganya sekolah setinggi-tingginya. Pendidikan itu salah satu jalan memutus rantai kemiskinan,” pesan Munawar.

Abdullah (31), mengaku baru pertama kali menjadi relawan kegiatan Rampung. Pria asal Kabupaten Batubara ini, mengatakan senang dengan tugas ini. “Dulu saya pernah ditempatkan di Distrik Derkomur, Kabupaten Asmat, Papua. Ingin rasanya mengulang kembali pengalaman setahun di sana,” tandasnya.

Saat di Papua, ayah dari seorang anak ini, menjadi guru Bahasa Inggris di SD Inpres Derkomur. Melalui program SM3T (Sarjana Mengabdi di daerah Terdepan, Terluar dan Terdalam), ia merasakan bahagia bersama masyarakat pedalaman. “Kita sangat dihargai. Kemana-mana ditemani. Tas kecil kita pun mereka yang bawakan,” kata Abdullah mengenang kisahnya.

Para relawan, nantinya akan tinggal di masjid ataupun rumah yang disiapkan warga. Kabupaten Karo menjadi lokasi terbanyak penempatan relawan. Antara lain di Desa Tiga Jumpa dan Persadanta (Kecamatan Barus Jahe), Jandi Meriah (Kecamatan Tiga Nderket) dan Bulan Baru (Kecamatan Simpang Empat).

Untuk lokasi di Kabupaten Deli Serdang, berada di Desa Namo Tualang, Kecamatan Biru-biru. Terakhir, di Dusun Ara Condong, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat ■ Danil Junaidy Daulay

Share this: