Terletak di Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Gang Dermawan, Kelurahan Sei Sikambing, Kecamatan Medan Helvetia, Musholla Dermawan telah menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat sejak ± 40 tahun yang lalu. Hingga saat ini aktif digunakan untuk shalat 5 waktu berjamaah, dengan rata-rata 30 jamaah setiap harinya.
Musholla ini juga aktif dalam kegiatan pembinaan umat. Setiap ba’da maghrib dilaksanakan kegiatan mengaji dan tadarus Al-Qur’an, serta pengajian anak-anak yang diikuti 40-an santri dan berlangsung rutin selama 6 hari dalam sepekan. Tidak hanya itu, majelis taklim ibu-ibu juga rutin berlangsung setiap Kamis. Semua itu menjadi bagian penting dari kegiatan dakwah serta pembinaan masyarakat sekitar.
Masalahnya, ketersediaan mushaf Al-Qur’an di musholla saat ini sangat terbatas. Mushaf yang masih layak pakai hanya 6 buah, sementara sebagian lainnya sudah rusak, sobek, dan lembarannya ada yang hilang. Akibatnya, jamaah dan anak-anak santri sering harus bergantian menggunakan Al-Qur’an saat kegiatan belajar berlangsung.

Menurut pihak BKM, penambahan Al-Qur’an saat ini sangat mendesak. Diperkirakan, dibutuhkan sekitar 50 mushaf agar seluruh jamaah, santri, dan peserta majelis taklim dapat belajar dan membaca Al-Qur’an dengan lebih nyaman dan maksimal.
“Saat ini kami sangat butuh tambahan mushaf untuk jamaah dan anak-anak yang mengaji di sini. Qur’an yang ada sedikit dan sebagian rusak. Jadi sering dipakai bergantian,” ujar Idris, salah satu jamaah.
Harapan yang sama disampaikan Ustadz Muhammad Prisya Andhika selaku salah satu jamaah sekaligus anggota BKM Musholla Dermawan. Secara khusus ia berharap Ulil Albab dapat menjembatani permintaan itu kepada para donatur.
Selain mushaf, seiring ummat Islam yang bertambah di sekitar situ, jamaah juga berkeinginan agar musholla bisa dikembangkan dan ditingkatkan fungsinya menjadi masjid.
“Kami berharap suatu hari nanti Musholla Dermawan ini bisa beralih status menjadi masjid, karena masyarakat di lingkungan sini sudah makin padat, sehingga butuh tempat yang lebih besar,” pungkas Idris ■





0 Comments