Di banyak pelosok desa, Idul Adha bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang harapan menikmati daging yang telah ditunggu lama. Tidak heran, setiap tahun, selang beberapa hari menjelang hari raya, telepon dan pesan dari pengurus masjid di berbagai desa mulai berdatangan ke Ulil Albab. Menanyakan apakah kampung mereka bisa dimasukkan sebagai salah satu lokasi distribusi hewan qurban.

Termasuk dari perwakilan dari sejumlah desa di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara. Hal yang wajar, karena mayoritas warga di wilayah yang mengajukan itu hidup dalam kondisi ekonomi prasejahtera. Bagi mereka, protein hewani bukanlah menu yang mudah hadir di meja makan, sehingga momen pembagian daging qurban menjadi sesuatu yang sangat berarti.

Sekalipun demikian, semangat berqurban di masyarakat tetap ada, walaupun hanya di segelintir. Jelas, itu tidak mencukupi untuk mengcover banyak warga.

Sementara bila mengharap supplai hewan dari Program Tebar Qurban (PTQ) Ulil Albab, sementara wilayah yang memerlukan sangat luas, tentu tidak semua desa dapat menerima bagian. Oleh karena itu, di setiap tahun PTQ berupaya menerapkan sistem giliran, agar manfaat qurban dapat menjangkau lebih banyak kampung di berbagai lokasi di pelosok.

Namun, sistem itu juga menyisakan cerita sedih. Banyak warga di berbagai desa yang harus menerima kenyataan bahwa desa mereka belum mendapat giliran, meskipun kebutuhan dan antusiasme masyarakat terhadap program qurban sangat tinggi.

Untuk Kabupaten Pakpak Bharat, pada PTQ 1447/2026 ini, Desa Silima Kuta, di Kecamatan STTU Julu, mendapat giliran untuk menjadi lokasi pemotongan, sekaligus pusat distribusi daging bagi beberapa desa lain di Pakpak Bharat.

Agar terjalin silaturrahmi serta kekompakan, perwakilan dari desa lain yang mendapatkan distribusi daging, diharuskan ikut hadir membantu seluruh proses pelaksanaan qurban. Alhamdulillah kerjasama mereka sangat membantu memudahkan dan mempercepat proses kerja.

Semangat gotong royong serta kehangatan silaturrahmi tersebut, turut dirasakan para relawan Ulil Albab yang bertugas mendokumentasikan dan mendampingi proses distribusi qurban hingga ke pelosok desa. Kepada relawan, warga menyampaikan respon positif sekaligus beberapa tanggapan.

Mayoritas tanggapan yang dapat direkam relawan, adalah terkait besarnya harapan warga, agar di tahun mendatang semakin banyak hewan qurban yang disalurkan, sehingga dapat menjangkau lebih banyak keluarga muslim di banyak desa di Pakpak Bharat. Dengan begitu, kebahagiaan Idul Adha dapat dirasakan lebih merata.

Semoga ke depan semakin banyak pequrban yang mempercayakan qurbannya melalui Ulil Albab sehingga syiar dan manfaat qurban dapat menjangkau wilayah pelosok yang membutuhkan ■ Firman

0 Comments