“Alhamdulillah, terima kasih banyak ya. Akhirnya saya bisa membatalkan puasa saya meski saat ini masih harus mengantarkan orderan ke customer,” ujar salah satu pengemudi ojek online dengan penuh rasa syukur.
Yayasan Ulil Albab
Terbaru dari
Kakek Amiruddin Bisa Tidur Nyenyak Kembali
Rumah sederhana yang sebelumnya dipenuhi lumpur pascabanjir, kini telah direnovasi dan kembali layak dihuni. Dalam kunjungan ini, tim melihat langsung perubahan kondisi rumah yang kembali menjadi tempat pulang bagi mereka.
Air Bersih Untuk Aceh Lon Sayang
Sebanyak 8.000 liter air bersih yang sudah melalui proses penyaringan dimuat ke dalam mobil tangki, sehingga airnya juga layak dan aman untuk dikonsumsi.
Ulil Albab Dirikan Rumah Baca ke-15 di Pakpak Bharat
Melalui layanan pendidikan Sahabat Pendidikan, Ulil Albab mendirikan Rumah Baca ke-15 di Masjid Nurul Islam Dusun Pasar Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, pada akhir Desember 2025.
Ketika Keterbatasan Tak Menghalangi Cahaya Al-Qur’an
Zakat dan infaq sahabat bukan sekadar bantuan biaya pendidikan. Ia menjadi amal jariyah, mengalir bersama setiap ayat yang dibaca, setiap ilmu yang diamalkan, dan setiap kebaikan yang kelak ditularkan Ihsan saat kembali membina umat di daerahnya.
Pengumuman Seleksi Peserta Be A Huffaz Batch 14
Pengumuman Seleksi Peserta Be A Huffaz Batch 14
Saat Air Tenggelamkan Al Qur’an Di Masjid
27 November 2025, banjir besar melanda sejumlah wilayah di Kota Medan. Kawasan bantaran Sungai Deli termasuk yang terdampak parah. Warga setempat menyebutnya sebagai banjir tertinggi yang pernah mereka alami sepanjang sejarah banjir di wilayah tersebut.
Dari Beasiswa ke Dampak Sosial: Ketika Ilmu Berbuah Kepedulian
Kisah Devi adalah satu dari sekian banyak bukti bahwa Beasiswa InCare bukan hanya mencetak lulusan berijazah, tetapi juga melahirkan agen perubahan di lingkungannya masing-masing. Dari ruang kelas hingga dapur sederhana, dari persoalan kecil hingga dampak yang berarti.
Ketika Banjir Merusak Segalanya, Al-Qur’an Tetap Menjadi Pegangan
Mushaf dan Iqra’ itu ia jemur di halaman rumah. Setiap hari, Nek Lis membuka lembar demi lembar halaman yang basah dan saling menempel. Ia berharap mushaf itu bisa kembali kering, agar ia dapat melanjutkan kebiasaan membacanya. Namun seiring waktu, harapan itu perlahan pupus.
Rekening Donasi Ulil Albab
No Results Found
The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.









