KDP Dan MGN Menjadi Mitra Pengelola Zakat

May 6, 2026 | Layanan Dakwah, News, Selintas, Ulil Albab

Dalam upaya memperkuat peran dakwah di wilayah binaan, Jaringan Layanan Da’wah dan Sosial Kemanusiaan Lembaga Amil Zakat Ulil Albab rutin melaksanakan kegiatan supervisi kepada para da’i dan guru mitra program. Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan pendampingan serta memastikan program pembinaan yang mereka jalankan berlangsung sesuai rencana.

Pada supervisi yang dilaksanakan 31 Januari 2026 di Kabupaten Karo dan Deli Serdang, layanan dakwah Ulil Albab menyapa 3 da’i yang tergabung di program Korps Da’i Pelosok (KDP) dan 9 guru penerima manfaat program Muliakan Guru Ngaji (MGN). Dua program yang menjadi andalan Ulil Albab untuk menopang serta menguatkan dakwah dan pendidikan bagi muslim di pelosok.

Melalui kunjungan dan pertemuan langsung, dilakukan dialog dua arah untuk membahas perkembangan kegiatan, capaian program, serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Supervisi juga menjadi sarana penyamaan visi, penguatan koordinasi, dan evaluasi pelaksanaan program agar tetap terarah dan berkesinambungan.

Selain itu, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menjaga amanah donatur. Monitoring dilakukan terhadap pemanfaatan dana bantuan dukungan operasional da’i, pelaksanaan program pembinaan, serta peran mitra dalam mendukung edukasi dan pengelolaan zakat di lingkungan masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, Putra Panjaitan (manajer dakwah), juga mengarahkan para da’i dan guru untuk turut berperan sebagai Mitra Pengelola Zakat (MPZ) di wilayah binaan.

Edukasi ZIS sangat penting disampaikan oleh mitra MPZ, selain untuk pengetahuan serta syiar zakat sebagai rukun Islam ke-3, juga dalam rangka menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjalankannya, ketika syarat dan kemampuan mereka sudah terpenuhi.

Banyak terjadi, kaum muslimin di desa yang telah memenuhi syarat berzakat, tidak menjalankannya karena ketidaktahuan mereka. Bisa jadi itu terkait dengan kewajiban zakat pertanian, peternakan, ataupun perhiasan.

Oleh karena itu, edukasi zakat sangat penting dilsampaikan kepada masyarakat. Dengan begitu, potensi muzakki lokal pun dapat diidentifikasi, sekaligus distribusi zakat dapat lebih tepat sasaran karena dikelola oleh mitra yang memahami kondisi sosial masyarakat secara mendalam ■

0 Comments