Saat Air Tenggelamkan Al Qur’an Di Masjid

Jan 9, 2026 | Layanan Dakwah, Layanan Sosial Kemanusiaan, News, Ulil Albab

27 November 2025, banjir besar melanda sejumlah wilayah di Kota Medan. Kawasan bantaran Sungai Deli termasuk yang terdampak parah. Warga setempat menyebutnya sebagai banjir tertinggi yang pernah mereka alami sepanjang sejarah banjir di wilayah tersebut.

Air datang bukan sekadar menggenangi, bahkan hingga menenggelamkan rumah-rumah, memutus aktivitas, dan melumpuhkan kehidupan masyarakat.

Di tengah kepanikan itu, beberapa masjid pun tak luput dari terjangan air. Terendam, hingga yang tampak hanya tinggal kubah dan menara. Seakan menjadi saksi bisu betapa dahsyatnya musibah ini. Karpet, sejadah, dan rak-rak mushaf Al-Qur’an hanyut dan rusak tak terselamatkan.

Salah satunya adalah di Masjid Al-Fajar, yang terletak di Gang Al-Fajar, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun. Air merendam hampir seluruh bagian masjid.

Saat air mulai surut: masjid tetap tegak berdiri, namun rak-rak Al-Qur’an telah kosong. Puluhan mushaf Al-Qur’an jatuh berserak. Rusak. Lembarannya lengket dan tintanya luntur. Tak lagi bisa digunakan. Padahal, di masjid inilah anak-anak belajar mengaji, jamaah menenangkan hati, dan ayat-ayat Allah dilantunkan setiap hari.

Ustadz Azro’i, imam Masjid Al Fajar, menjelaskan bahwa wilayah mereka memang kerap menjadi yang pertama terendam karena letaknya lebh rendah dari gang-gang sekitar. Selama ini Al-Qur’an sebenarnya sudah disimpan di tempat tinggi, yang biasanya aman dari banjir. Namun kali ini, ketinggian air jauh di luar perkiraan.

Tidak hanya di masjid, banyak Al-Qur’an warga juga ikut terendam banjir.  Bukan tidak diselamatkan tetapi banjir tidak disangka akan setinggi itu. Sehingga setinggi apapun penyimpanan, tetap terendam.

Saatnya kita segera hadir. Melalui Program Tebar Mushaf Qur’an, Ulil Albab mengajak Sahabat Donatur untuk bergabung berwakaf Al-Qur’an. Bukan sekadar mengganti mushaf yang rusak, tetapi juga menghidupkan kembali cahaya Qur’an di masjid-masjid yang terdampak banjir melalui ayat-ayat-Nya yang kembali dilantunkan ■ Putra

0 Comments