Guna melatih empati, kepedulian, dan kemampuan memahami persoalan, khususnya dunia pendidikan di masyarakat bawah, para mahasiswa/i peserta program beasiswa Ulil Albab mendapatkan kesempatan untuk turun langsung ke beberapa lembaga pendidikan di daerah.

Kegiatan yang bertajuk Relawan Mengajar itu, adalah aktifitas yang diinisiasi Sahabat Pendidikan Ulil Albab. Telah berlangsung  sebanyak 2 kali. Yang pertama di Kabupaten Karo, dan yang kedua di Kabupaten Langkat. Kali ini, pada pelaksanaan ketiga, Kabupaten Deli Serdang menjadi pilihan lokasi.

Lembaga pendidikan Islam yang berlokasi di pelosok menjadi target kegiatan, karena memiliki banyak keterbatasan. Mulai dari sarana, materi pembelajaran, gaji guru yang minim, kekurangan guru, dan lainnya.

Tema yang diusung pada even kali ini adalah “Gadjet dan Peduli Lingkungan”. Tema ini dipilih, dalam rangka memberi muatan pendidikan yang berbeda pada anak-anak terkait pemanfaatan gadjet.

Hal itu penting disampaikan, berhubung banyak kasus anak yang dibebaskan orantuanya menggunakan HP tanpa kontrol. Padahal, bahaya penggunaan berlebihan gadjet pada anak sudah banyak disuarakan.

Disamping materi itu, relawan juga mengajak murid untuk peduli serta menjaga lingkungan, dengan mengurangi penggunaan sekaligus sampah kantung plastik.

Relawan disebar ke 4 lembaga pendidikan Islam yang berlokasi di sekitar Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, yaitu MIS Arrasyid, Jl. Besar Tadukan Raga Kampung Undian, MIS Ittihadiyah Desa Bandar Labuhan Dusun V, MIS Azzahri Simpang Kayu Besar Pasar XV, dan MIS Al Washliyah.

Acara yang berlangsung pada 18 Mei 2019 tersebut berlangsung meriah. “Acaranya seru. Lihat anak-anak bersemangat, kami pun jadi makin semangat. Materi seperti ini sebenarnya sederhana, tapi sangat perlu dikenalkan jauh-jauh hari kepada murid, agar dapat membuka wawasan mereka,” ujar Dara Yusnidar, koordinator kegiatan.

Pada setiap satu lokasi, sebanyak 3-4 relawan Ulil Albab berbaur dengan puluhan murid. Para murid sangat antusias dengan  penyampaian materi. Apalagi para relawan menyelinginya dengan aneka games, yang membuat suasana semakin ramai.

“Acaranya enak, kakak dan abang-abang relawan ngajarin kami pake HP untuk yang bermanfaat, sama jangan buang sampah plastik sembarangan karena bisa bikin rusak alam,” ujar seorang murid, saat diminta kesannya tentang acara ■

Share this: