d

— Layanan —

Layanan Dakwah

Pembinaan Pelosok, Operasional Da’i

10 Tahun Sabaruddin Sabar Jalani Dakwah

10 Tahun Sabaruddin Sabar Jalani Dakwah

Sudah sekitar 8 tahun, Ulil Albab mendampingi dan mendukung dakwah Sabaruddin. Setiap bulan tim Sahabat Dakwah Ulil Albab menjenguknya, sambil menghantar insentif dana operasional dakwah. Semoga Sabaruddin istiqamah mendampingi pembinaan kaum muslimin Barus Jahe dan sekitarnya

Dari Ciamis Mengajar Ngaji Di Sidikalang

Dari Ciamis Mengajar Ngaji Di Sidikalang

“Tak pernah sekalipun saya meminta upah mengajar. Juga tak pernah saya tetapkan tarif. Ada murid yang sudah setahun belajar tapi tak pernah bayar. Tak pernah saya tagih. Ketika ada keinginan menagih sebab kesulitan hidup sangat menghimpit, seketika itu pula saya langsung ingat Allah. Minta ampun sama Allah sebab sudah mencoba lepas dari ketergantungan pada-Nya,” sambungnya soal prinsip hidupnya.

Simpati Untuk Guru Ngaji Dan Da’i

Simpati Untuk Guru Ngaji Dan Da’i

Melalui kerjasama dengan beberapa donatur, dalam Ramadhan kali ini, Ulil Albab telah menyiapkan bantuan tunai atau paket sembako bagi puluhan guru ngaji dan da’i di berbagai lokasi di Medan, Deli Serdang, langkat, dan Karo, sebagai bentuk simpati atas kesulitan yang sedang mereka alami.

Kesulitan Khatib Jumat

Kesulitan Khatib Jumat

“Saya merasa kegiatan ini sangat bermanfaat, tidak hanya bagi masyarakat di pelosok, tapi juga bagi kami peserta beasiswa, karena kegiatan ini bisa menjadi media kami latihan merasakan langsung menjadi seorang khatib,” sambung pria berkulit putih ini.

Bina Muallaf Kolaborasi YBM PLN UIKSBU-UA

Bina Muallaf Kolaborasi YBM PLN UIKSBU-UA

“Sering, di saat ada ustadz, kita tak mau belajar. Tetapi saat tidak ada ustadz kita mencari-cari. Tapi sungguh saya bangga dengan kampung ini, masyarakatnya sendiri yang minta supaya diadakan ustadz, dan  yang terpenting, telah berjanji akan belajar,” tandas da’i yang pernah bertugas di pelosok Karo itu, pada saat acara sambutan dan perkenalan.

1 Gram Emas Untuk Kifayat

1 Gram Emas Untuk Kifayat

“Empat hal yang mesti dilakukan terhadap mayit adalah memandikan, mengafani, menyolatkan, dan menguburkan. Hal tersebut merupakan kewajiban bagi orang yang masih hidup dan dihukumi fardhu kifayah. Artinya harus ada kaum muslimin yang melakukan empat hal tersebut,” jelas Herman Sembiring, saat awal menjelaskan kepada peserta.