Banjir besar yang melanda Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada 29 Januari 2020 dinihari, telah mengakibatkan timbulnya korban jiwa dan harta yang sangat besar. Sebanyak 6 kecamatan terdampak banjir. Yang terparah, melanda Kecamatan Barus dan Andam Dewi.

Sebanyak 9 orang warga meninggal dunia, kebanyakan akibat tertimbun tanah longsor. Ribuan warga terpaksa mengungsi menyelamatkan diri. Lebih 100 rumah mengalami kerusakan. Kerugian material lainnya, diperkirakan cukup besar.

Guna meringankan penderitaan warga, melalui kerjasama atau kolaborasi bersama beberapa lembaga zakat dan kemanusiaan di Sumut, Ulil Albab turut menurunkan relawan serta bantuan. Bersama lembaga lain yang tergabung dalam Forum Zakat (Foz) Sumatera Utara, relawan bergerak menuju lokasi pada 31 Januari 2020.

Selama 2 hari di lapangan, berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tim relawan berjibaku membantu warga, khususnya yang mendapatkan dampak langsung.

Disamping memberikan paket bantuan, seperti sembako, air mineral, popok bayi, makanan anak-anak, snack, selimut, dan kebutuhan lainnya, relawan Ulil Albab dan beberapa lembaga lain, turut membantu proses pembersihan beberapa sarana ibadah dan pendidikan.

Saat surut, banjir meninggalkan lumpur dimana-mana. Setidaknya 4 sekolah harus dibersihkan ekstra khusus, karena lumpur yang lumayan tebal. Proses belajar mengajar pun terpaksa diliburkan. Apalagi peralatan belajar juga banyak yang rusak dan hilang dihanyutkan banjir.

Insya Allah kerja kolaborasi ini, akan semakin memperkuat kebersamaan antar lembaga zakat dan kemanusiaan di Sumatera Utara, yang selama ini telah mendedikasikan berbagai layanannya bagi semua pihak yang membutuhkan bantuan atau pertolongan ■

Share this: