Penyebaran covid-19 semakin meluas di Kota Medan. Itu dapat dilihat dari update resmi yang dikeluarkan pihak terkait. Setiap kecamatan, terus mengkonfirmasi kenaikan pasien positif atau dalam pengawasan. Bahkan, saat ini kota Medan masuk Zona Merah yang harus diwaspadai semua pihak.

Virus ini penyebarannya sangat cepat. Butuh pencegahan ekstra, agar tidak semakin meluas. Apalagi, korban jiwa terus bertambah.

Alhamdulillah banyak pihak yang telah berkiprah menunjukkan kepeduliannya. Memang, bila melihat skala dampaknya yang sangat besar, partisipasi banyak pihak sangat diperlukan.

Sejak awal merebak, Ulil Albab telah membentuk tim khusus, yang dipimpin Debi Aresti, Am.Keb (manajer Klinik Sahabat), guna menyiapkan berbagai langkah aksi dalam upaya menangkal dan mengantisipasi dampak covid-19.

Dalam beberapa kesempatan, tim Ulil Albab juga melakukan kolaborasi aksi dengan lembaga lainnya. Salah satunya adalah bekerjasama dengan Daarut Tauhid (DT) Peduli. Bentuknya adalah penyemprotan cairan disinfektan di beberapa lokasi.

Seperti yang berlangsung pada Rabu (1/4). Dalam aksi itu, relawan gabungan UA dan DT melakukan kerja marathon di wilayah Tanjung Rejo, Tanjung Sari, Medan Perjuangan, Setia Budi, dan Medan Sunggal.  Ada 8 masjid yang dilakukan penyemprotan. Aksi dimulai pukul 9 pagi hingga 6 sore.

Kehadiran tim relawan di masjid-masjid mendapat sambutan hangat dari jamaah serta pihak badan kenaziran masjid. Seperti saat menyinggahi Masjid Nur Abyadh Pasar 3 Tapian Nauli, pengurus BKM sangat memuji kerja relawan.

“Relawan menyemprot semua sudut masjid kami. Merata semua. Kami ucapkan banyak terimah kasih atas partisipasi dan kepedulian terhadap antisipasi penyebaran virus ini,” tutur seorang pengurus.

Bagi Ulil Albab dan DT Peduli, kolaborasi aksi ini merupakan sebuah upaya awal untuk memperkuat kerja-kerja kebaikan, sehingga manfaatnya lebih banyak lagi dirasakan oleh masyarakat. Ke depan, diharapkan model kerjasama seperti ini akan dapat diwujudkan dalam bentuk aksi bersama lainnya.

“Dengan adanya kolaborasi ini, DT Peduli bisa mempererat tali silaturahmi dengan sesama lembaga kemanusiaan lainnya. Mudah-mudahan dengan begini, kita dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kemaslahatan bagi umat,” harap Hesty Ismayuni, koordinator aksi Divisi Kemanusiaan Daarut Tauhid Peduli ■

Share this: